Minggu, 11 April 2010

kesenian

KOMUNIKASI DALAM SENI DAN BUDAYA


Mata Kuliah : Perkembangan Teknologi

Dosen : Nurul Candrasari Masykuri

Disusun oleh : Riana anggriani dewi (1200971276)

04PGO

DAFTAR ISI

Kata Pengantar…………………………………………………….…….... 3

BAB I Pendahuluan

1.1 Alasan Pemilihan Judu.....................................................4

1.2 Permasalahan ……………………………………………4

1.3 Tujuan dan kegunaan penelitian………………………4

BAB II Latar belakang

2.1 Latar belakang masalah...................................................5

52.2 Perumusan Masalah......................................................6

2.3 Manfaat penelitian .........................................................6

2.3 Tinjauan pustaka............................................................6

BAB III Pembahasan

3.1 Metodologi....................................................................10

3.2 Metode ........................................................................10

3.3 Jenis atau tipe.............................................................10

3.4 Operasionalisasi Konsep.........................................10

3.5 Teknik Analisis Data.................................................13

BAB IV Kesimpulan dan Saran

4.1 Daftar Pustaka ............................................................14

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan yang Maha Esa, yang telah memberikan kekuatan dan petunjuk kepada kami sehingga makalah ini dapat tersusun dengan baik. Selain itu kami juga mengucapkan terima kasih kepada Ibu Nurul , selaku dosen yang telah membimbing dan membantu kami dalam membuat makalah ini sehingga makalah ini dapat diselesaikan dengan baik

Makalah ini merupakan hasil penelitian yang kami lakukan sebagai mahasiswi Universitas Bina Nusantara, untuk memenuhi tugas mata kuliah ini dan juga mengetahui komunikasi dalam musik seperti apa dan bagaimana.

Akhir kata, kami selaku penulis dari laporan penelitian ini ingin mengucapkan terima kasih kepada orang yang telah membaca laporan penelitian kami. Kami menyadari bahwa dalam penyusunan laporan penelitian ini masih banyak kekurangannya. Untuk itu kami mengharapkan masukan atau saran dari semua pihak. Semoga laporan penelitian ini dapat bermanfaat bagi semua pihak.

Jakarta, 09 april 2010


Penulis

BAB I

Pendahuluan

1.1 Alasan Pemilihan Judul

Alasan saya memilih judul ’komunikasi dalam kesenian budaya’ karena saya ingin mengetahui bagaimana komunikasi di pandang orang dalam budaya indonesia dan apa saja dampaknya, dan bagaimana komunikasi dalam kesenian budaya tersebut dapat sampai ke tangan orang yang baik dalam meningikuti kesenian budaya dengan baik.

1.2 Permasalahan

Permasalahan yang kami teliti adalah tentang bagaimana kesenian budaya disampaikan dan di respon masyarakat dalam budaya indonesia karena kesenian budaya sudah mulai berkurang karena banyak masyarakat tidak mementingkan budaya indonesia dan kurang nya komunikasi dalam kesenian budaya indonesia bagaimana kesenian budaya indonesia disampaikan dan apa saja respon masyarakat.

1.3 Tujuan dan kegunaan penelitian

  • Mengajak masyarakat untuk melestarikan kebudayaan daerah yang ada di
  • seluruh wilayah Indonesia.
  • Menjaga kebudayaan yang ada di Indonesia agar tidak dicuri lagi oleh bangsa lain.
  • Memberikan terobosan baru untuk para promotor-promotor budaya terutama para seniman agar terus dan terus memperjuangkan serta melakukan inovasi terhadap budaya-budaya lokal bangsa Indonesia yang sudah ada.
  • Mengajak masyarakat Indonesia untuk mempromosikan budaya lokal Indonesia kepada bangsa lain, yang dapat berguna dan memberikan manfaat kepada bangsa kita dengan pendapatan devisa negara serta dapat meningkatkan martabat bangsa kita.
  • Meningkatkan kualitas kebudayaan bangsa Indonesia di mata dunia

BAB II

Landasan Teori

1.1 Latar belakang masalah


Kebudayaan adalah semua hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat yang
mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan
kemempuan-kemampuan lain serta kebiasaan yang didapat oleh manusia sebagai anggota
masyarakat. Indonesia memiliki banyak sekali kebudayaan karena Indonesia terdiri dari
berbagai suku, bangsa, dan bahasa.
Dari berbagai macam budaya yang terdapat di Indonesia, kita dapat
melestarikan kebudayaan itu. Semakin kita melestarikan budaya-budaya itu, kita dapat
memperkokoh kebudayaan nasional. Dan kita dapat memperlihatkan identitas bangsa
dengan beranekaragamnya budaya kepada dunia, agar Indonesia dapat di kenal di seluruh
dunia.
Apalagi belum lama ini terjadi pencurian kebudayaan Indonesia oleh bangsa
lain. Ini terjadi karena masyarakat kurang melestarikan kebudayaan daerah mereka
sendiri. Tapi dengan kejadian ini, sekarang masyarakat dapat lebih memperhatikan
kebudayaan daerah mereka masing-masing. Maka budaya Indonesia kurang di lestarikan contoh nya kesenian angklung yang mau diambil oleh Negara Malaysia oleh karena itu kita sebagai bangsa Indonesia harus bisa melestarikan budaya dan kesenian
dalam Indonesia,kita harus banyak komunikasi dalam kebudayaan Indonesia agar kita tidak buta dalam budaya dan seni-seni yang ada di Indonesia.
masalahnya
Kurangnya perhatian pemerintah pada kebudayaan.
Peraturan perundang-undangan yang kurang pasti dalam manghak patenkan
dalam suatu budaya, sehingga terkadang budaya kita diakui oleh Bangsa Lain.
Selain memberikan persatuan dan kesatuan , kenakearagaman dapat menjadi
boomerang bagi suatu bangsa, yaitu sikap unggul dan bangga akan suku serta
daerah, dapat memicu konflik antar suatu suku bangsa yang dapat merusak
persatuan yang ada.
Kurangnya kesadaran masyarakat untuk melestarikan kebudayaan.
Dengan banyak munculnya kebudayaan-kebudayaan asing dapat menggeser kebudayaan lokal karena kebudayaan asing yang modern dan biasanya
masyarakat menganggap kebudayaan lokal ketinggalan zaman.
ini.

B. TUJUAN

  • Mengajak masyarakat untuk melestarikan kebudayaan daerah yang ada di seluruh wilayah Indonesia. Menjaga kebudayaan yang ada di Indonesia agar tidak dicuri lagi oleh bangsa lain.
  • Memberikan terobosan baru untuk para promotor-promotor budaya terutama para seniman agar terus dan terus memperjuangkan serta melakukan inovasi terhadap budaya-budaya lokal bangsa Indonesia yang sudah ada.
  • Mengajak masyarakat Indonesia untuk mempromosikan budaya lokal Indonesia kepada bangsa lain, yang dapat berguna dan memberikan manfaat
  • kepada bangsa kita dengan pendapatan devisa negara serta dapat meningkatkan martabat bangsa kita.
  • Meningkatkan kualitas kebudayaan bangsa Indonesia di mata dunia
  • Menjadikan bangsa Indonesia dikenal di mata dunia sebagai bangsa yang beranekaragam budaya yang dapat mempersatukan semuanya menjadi sebuah kebudayaan nasional dan identitas bangsa

2.2 Perumusan masalah

  • Apa yang dimaksud Komunikasid dalam budaya indonesia?
  • Apa saja manfaat Komunikasi dalam budaya dan seni?
  • Bagaimana cara mengetahui kesenian budaya indonesia memiliki komunikasi, bukan sekedar tahu budaya indonesia tadi tahu dari asal usul budaya dan seni

2.3 Manfaat penelitian

  1. .Makalah ini di harapkan dapat membuat kita mengerti tentang adanya komunikasi dalam kesenian budaya indonesia dan apa saja manfaatnya.
  2. Makalah ini juga diharapkan dapat membuat kita dapat mengembangkan manfaat komunikasi dan menggunakannya secara benar.

BAB III

Pembahasan

Kesenian merupakan salah satu bagian dari kebudayaan, karena kebudayaan merupakan kompleks budi dan daya, bukan semata-mata kesenian dan kekriyaan.Kesenian dan kebudayaan dapat mengalami perubahan dan transformasi dari masa ke masa. Semakin meningkatnya apresiasi seni dan budaya telah menunjukkan bahwa seni dan budaya merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan
dari kehidupan manusia. Sebagai contoh adalah di kota Surabaya yang merupakan kota metropolitan kedua di Indonesia. Masyarakat kota Surabaya, memiliki eksistensi yang tinggi terhadap seni dan budaya, seperti seni tari, lukis, patung, grafiti, craft dll. Namun proses kreatif seni dan budaya saat ini banyak sekali budaya dan kesenian di Indonesia dan banyak masyarakat Indonesia kurang peduli dengan kesenian dan budaya milik Indonesia oleh karena itu komunikasi sangat penting dalam pembahasan kesenian dalam kebudayaan oleh karena itu banagsa Indonesia mengenal adat istiadat Negara nya agar kesenian milik Indonesia tidak diambil oleh Negara lain

Indonesia dari suku bangsa manapun asalnya, yang penting khas dan bermutu sehingga
sebagian besar orang Indonesia bisa mengidentifikasikan diri dan merasa bangga
dengan karyanya.Kebudayaan Indonesia adalah satu kondisi majemuk karena ia
bermodalkan berbagai kebudayaan, yang berkembang menurut tuntutan sejarahnya
sendiri-sendiri. Pengalaman serta kemampuan daerah itu memberikan jawaban terhadap
masing-masing tantangan yang member bentuk kesenian, yang merupakan bagian dari
kebudayaan.

Apa-apa saja yang menggambarkan kebudayaan, misalnya ciri khas :
a. Rumah adat daerah yang berbeda satu dengan daerah lainnya, sebagai contoh ciri
khas rumah adat di Jawa mempergunakan joglo sedangkan rumah adat di Sumatera dan
rumah adat Hooi berbentuk panggung.
b. Alat musik di setiap daerah pun berbeda dengan alat musik di daerah lainnya. Jika
dilihat dari perbedaan jenis bentuk serta motif ragam hiasnya beberapa alat musik sudah
dikenal di berbagai wilayah, pengetahuan kita bertambah setelah mengetahui alat musik
seperti Grantang, Tifa dan Sampe.
c.Seni Tari, seperti tari Saman dari Aceh dan tari Merak dari Jawa Barat.
d.Kriya ragam hias dengan motif-motif tradisional, dan batik yang sangat beragam dari
daerah tertentu, dibuat di atas media kain, dan kayu.

e.Properti Kesenian
Kesenian Indonesia memiliki beragam-ragam bentuk selain seni musik, seni tari, seni
teater, kesenian wayang golek dan topeng merupakan ragam kesenian yang kita miliki.
Wayang golek adalah salah satu bentuk seni pertunjukan teater yang menggunakan
media wayang, sedangkan topeng adalah bentuk seni pertunjukan tari yang
menggunakan topeng untuk pendukung.

f. Pakaian Daerah. Setiap propinsi memiliki kesenian, pakaian dan benda seni yang
berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya.

g. Benda Seni. Karya seni yang tidak dapat dihitung ragamnya, merupakan identitas dan
kebanggaan bangsa Indonesia. Benda seni atau souvenir yang terbuat dari perak yang
beasal dari Kota Gede di Yogyakarta adalah salah satu karya seni bangsa yang menjadi
ciri khas daerah Yogyakarta, karya seni dapat menjadi sumber mata pencaharian dan
objek wisata.

Kesenian khas yang mempunyai nilai-nilai filosofi misalnya kesenian Ondel-ondel
dianggap sebagai boneka raksasa mempunyai nilai filosofi sebagai pelindung untuk
Adat Istiadat.
Setiap suku mempunyai adata istiadat masing-masing seperti suku
Toraja memiliki kekhasan dan keunikan dalam tradisi upacara pemakaman yang biasa
disebut Rambu Tuka. Di Bali adalah adat istiadat Ngaben. Ngaben adalah upacara
pembakaran mayat, khususnya oleh mereka yang beragama Hindu, dimana Hindu adalah
agama mayoritas di Pulau Seribu Pura ini. Suku Dayak di Kalimantan mengenal tradisi
penandaan tubuh melalui tindik di daun telinga. Tak sembarangan orang bisa menindik
diri hanya pemimpin suku atau panglima perang yang mengenakan tindik di kuping,
sedangkan kaum wanita Dayak menggunakan anting-anting pemberat untuk
memperbesar daun telinga, menurut kepercayaan mereka, semakin besar pelebaran
lubang daun telinga semakin cantik, dan semakin tinggi status sosialnya di masyarakat.

1.2. Pengertian Seni

Kata "seni" adalah sebuah kata yang semua orang di pastikan mengenalnya, walaupun

dengan kadar pemahaman yang berbeda. Konon kata seni berasal dari kata "sani" yang

artinya "Jiwa Yang Luhur/ Ketulusan jiwa". Dalam bahasa Inggris dengan istilah "ART"

(artivisial) yang artinya adalah barang/atau karya dari sebuah kegiatan.

Alat music

TARIAN DAERAH INDONESIA

1. Provinsi DI Aceh / Nanggro Aceh Darussalam / NAD
Tari Tradisional : Tari Seudati, Tari Saman Meuseukat
2. Provinsi Sumatera Utara / Sumut
Tari Tradisional : Tari Serampang Dua Belas, Tari Tor-tor
3. Provinsi Sumatera Barat / Sumbar
Tari Tradisional : Tari Piring, Tari payung
4. Provinsi Riau
Tari Tradisional : Tari Tanduk, Tari Joged Lambak
5. Provinsi Jambi
Tari Tradisional : Tari Sekapur Sirih, Tari Selampit Delapan
6. Provinsi Sumatera Selatan / Sumsel
Tari Tradisional : Tari Tanggai, Tari Putri Bekhusek
7. Provinsi Lampung
Tari Tradisional : Tari Jangget, Tari Melinting
8. Provinsi Bengkulu
Tari Tradisional : Tari Andun, Tari Bidadei Teminang
9. Provinsi DKI Jakarta
Tari Tradisional : Tari Topeng, Tari Yapong
10. Provinsi Jawa Barat / Jabar
Tari Tradisional : Tari Topeng Kuncaran, Tari Merak
11. Provinsi Jawa Tengah / Jateng
Tari Tradisional : Tari Serimpi, Tari bambangan Cakil
12. Provinsi DI Yogyakarta / Jogja / Jogjakarta
Tari Tradisional : Tari Serimpi Sangupati, Tari Bedaya
13. Provinsi Jawa Timur / Jatim
Tari Tradisional : Tari Remong, Tari Reog Ponorogo
14. Provinsi Bali
Tari Tradisional : Tari Legong, Tari Kecak
15. Provinsi Nusa Tenggara Barat / NTB
Tari Tradisional : Tari Mpaa Lenggo, Tari Batunganga

BAB IV

Kesimpulan dan Saran

Tidak dapat kita pungkiri bahwa kekayaan keanekaragaman budaya Indonesia

sangatlah penting, keanekaragaman budaya Indonesia menunjukan betapa ragam dan

uniknya latar belakang, kesenian ataupun adat masing-masing suku bangsa di Indonesia

yang harus kita Syukuri, setiap budaya harus dapat kita jaga, kita rawat, kita lestarikan,

kita promosikan kepada negara luar atau budaya asing agar budaya local kita dapat

memperkuat budaya bangsa, dengan kecintaannya masing-masing masyarakat tertentu

terhadap budaya localnya sehingga dapat memperkuat kesatuan dan kesatuan bangsa

Indonesia bukan untuk membeda-bedakan suatu suku dengan suku-suku lainnya, sesuai

dengan Bhineka Tunggal Ika, Walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu.

Daftar Pustaka.

- www.google.com

-www.wikipedia.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar